Tok Tok Tok !!!! Pemdes Siap Anggarkan LSD 15 Juta Kawal Migrasi Sehat
- Firman Siddik
- 17 Okt 2024
- 2 menit membaca
Pemerintah desa mengganggarkan Lembaga Sosial Desa (LSD) 15 juta untuk mengawal migrasi sehat. Anggaran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam pembinaan LSD sebagai organisasi lokal pejuang migrasi sehat.
Anggaran 15 juta yang digelontorkan kepada LSD oleh pemerintah desa Borok Toyang merupakan implementasi dari UU nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia. LSD menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah desa untuk mewujudkan migrasi sehat.

adbmi.org - Pemerintah Desa Borok Toyang Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur menggelontorkan anggaran 15 juta untuk pembinaan Lembaga Sosial Desa (LSD) Borok Toyang. Anggaran LSD tersebut masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Borok Toyang tahun 2025.
Sekertaris Desa (sekdes) Borok Toyang, Mursal menyebut bahwa anggaran tersebut merupakan komitmen pemerintah desa Borok Toyang dengan adanya LSD. Ia menyebut kehadiran LSD sangat membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam mensosialisasikan migrasi secara prosedural.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya LSD. Bisa membantu kami dan juga masyarakat soal PMI," terang Mursal seusai menghadiri rapat RKPDes,17/10/2024.
Setelah RKPDes, lanjut Mursal, dalam waktu dekat akan ada APBDes. "Saat APBDes itulah di perjelas semuanya."
Sekdes Borok Toyang tersebut juga memberikan angka 9 atas kinerja LSD Borok Toyang. "Dari 1 sampai 10, kinerja LSD 9,9. Sangat bagus."
Diketahui jumlah PMI di desa Borok Toyang 459 orang dari hasil pendataan LSD Borok Toyang di Desa Borok Toyang awal tahun 2024.
Selain memberikan penganggaran untuk LSD, pemdes Borok Toyang juga sedang merancang peraturan kepala desa terkait pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.
Diwaktu yang bersamaan, Fauzan selaku Field Staf Advokasi Buruh Migran Indonesia mengungkapkan komitmen yang kuat dari desa dampingan ADBMI dalam mewujudkan migrasi sehat. Dengan penganggaran bagi LSD ini, komitmen pemdes semakin jelas.
Fauzan juga menyebut bahwa anggaran tersebut akan terus dikawal oleh LSD. "Ini juga akan menunjang kinerja LSD supaya bisa lebih baik lagi kedepannya."
Fauzan menyebut, banyak kasus yang sudah ditangani oleh LSD Borok Toyang dan juga pemerintah desa.
"Kasus yang di tangani oleh LSD dan pemdes banyak, kasus penipuan calon PMI sampai dengan kasus pernikahan usia anak," terang Fauzan.
Di samping itu, Fauzan juga berharap semua pemerintah desa juga memberikan atensi terhadap kasus PMI.
"Kami berharap semua desa menjadikan desa Borok Toyang sebagai contoh dalam penanganan kasus PMI," tutupnya.
Comments