Kembali Lagi, PMI Asal Lombok Timur Meninggal Di Malaysia
- Firman Siddik
- 16 menit yang lalu
- 1 menit membaca

adbmi.org - Harjan (35), PMI asal kabupaten Lombok Timur meninggal di Malaysia pada kamis, 3 April 2025. Kabar duka itu diterima pihak keluarga langsung dari rekan kerja almarhum.
Ruminah (60) selaku orang tua dari almarhum masih menunggu informasi terkait dengan kepulangan dari anaknya.
"Kami masih menunggu informasi," terang Ruminah saat dikunjungi penulis,4/3/2025.
Harjan selaku PMI asal Desa Kalijaga Timur Kecamatan Aikmel meninggal di Seremban Negeri Sembilan Malaysia. Ia meninggal karena sakit.
"Sakit asam urat, dulu sempat pulang cuti berobat. Balik lagi," terangnya mengenang anak terakhirnya tersebut.
Diketahui bahwa Harjan berangkat ke Malaysia pada tahun 2022 dengan tujuan pekerja ladang sawit. Sempat cuti, dan kembali lagi ke Malaysia.
Sementara itu, Hiswaton selaku kepala desa Kalijaga Timur terus mengupayakan percepatan pemulangan warganya yang meninggal di Malaysia. Terlebih, ia tercatat di desa sebagai pekerja migran Indonesia yang resmi.
Hiswaton mendorong masyarakat agar berangkat menjadi PMI secara resmi. Ia juga meminta masyarakat tidak terlalu percaya terhadap tekong atau calo, karena ada LSD di Desa.
Saat ini pemerintah desa Kalijaga Timur sedang mengupayakan adanya peraturan desa tentang PMI.
"Saya sudah menegaskan ke pada agen penyalur bahwa di desa ada LSD. Mereka yang mengurus soal PMI. Kita juga sedang upayakan percepat perdes di desa soal PMI," terang Hiswaton.
Pemerintah desa bersama LSD tetap mengawal proses pemulangan PMI asal desa Kalijaga Timur tersebut.
"Kita akan tetap kawal proses pemulangan jenazah Harjan, syukurnya resmi," terangnya.
"Kami sudah upayakan pemberkasan almarhum, kami sudah kirim ke Malaysia," terang kades Kalijaga Timur tersebut.
Comments